7 Destinasi Liburan Peradaban Kuno Buat. Mau Ikutan?

7 Destinasi Liburan Peradaban Kuno Buat. Mau Ikutan? – Jangan bandingkan 150 tahun yang lalu dengan kini, pastilah benar-benar berbeda secara khusus dari sisi teknologi info. Sedangkan seperti itu, zaman dahulu benar-benar kaya dengan benda-benda artistik yang dikala ini mempunyai skor history tinggi, seumpama bangunan dan sebagainya.

Peninggalan bersejarah hal yang demikian dapat ditemukan di berjenis-jenis belahan dunia, termasuk di Indonesia. Apabila beratensi, kau dapat mengunjungi destinasi liburan peradaban kuno berikut ini. Kecuali menghabiskan waktu libur, kau juga dapat sekalian belajar sejarah.

  1. Gua Ajanta, India

Gua Ajanta atau yang diketahui dengan sebutan Gua 26 yakni sebuah monumen Agama Buddha yang menaruh berjenis-jenis lukisan dan pahatan mengagumkan. Pada tahun 1983, Gua 26 dinobatkan menjadi salah satu warisan dunia oleh UNESCO.

Gua 26 dibangun pada abad ke-2 Sebelum Masehi (SM). Dapat dibayangkan berapa tahun umur gua ini kini. Walaupun berlokasi di pedalaman, Gua Ajanta konsisten menjadi destinasi peradaban kuno unggulan para pelancong sebab menaruh banyak sekali peninggalan bersejarah.

  1. Machu Picchu, Peru

Machu Picchu berarti Gunung Tua. Melainkan sebagian orang sering kali menyebutnya sebagai Kota Inca yang sirna. Dari ketinggian 2.350 meter di atas permukaan laut (mdpl) dari atas Jurang Urumba, Peru, kau dapat menyaksikan rentetan tembok yang terbentang dari ujung ke ujung.

Pada tahun 2003, Machu Picchu sempat masuk dalam trending topic imbas sebuah kerusakan yang terjadi sebab jumlah pengunjung tiba-tiba membludak menempuh 400.000 orang. Hingga dikala ini, Machu Picchu konsisten menjadi destinasi liburan sejarah unggulan wisatawan, terlebih travel-blogger. Walaupun butuh daya ekstra untuk menempuh puncak, tetapi rasa letih akan terbayar dengan panorama menakjubkan dikala kau hingga di atas.

  1. Athena, Yunani

Athena yakni Ibu Kota Yunani yang sukses melahirkan orang-orang hebat di dunia. Ucap saja Aristoteles, Socrates dan Plato yang hingga dikala ini masih diagung-agungkan. Athena juga kaya akan warisan sejarah. Ada banyak bangunan tua nan megah yang dapat dikunjungi, seperti Parthenon, Acropolis, Erechtheum, dan Stadion Panathenaic.

Walaupun ekonomi di Yunani sedang berjuang bangkit dari krisis, apa salahnya jikalau kau plesiran ke negara ini. Apalagi jikalau kau berencana menghabiskan wisata di Italia, sebab letak Italia dan Yunani berdekatan.

  1. Piramida Kukulcan, Meksiko

Berbelok haluan ke Meksiko, kau dapat mengujungi Piramida Kukulcan atau Chichen Itza yang yakni arkeologi dari peninggalan Suku Maya di zaman kuno. Wilayah di sekitar piramida dibangun pada tahun 502-522 Masehi. Walaupun telah berusia cukup lama, piramida hal yang demikian masih berdiri kokoh. Peninggalan bersejarah di dalamnya juga masih komplit.

Di dalam piramida, terdapat dua buah sumur. Sumur diterapkan sebagai daerah untuk meletakkan korban persembahan berupa keramik, jade, pun gadis-gadis muda. Konon katanya, sumur inilah yang menyelamatkan Suku Maya dari kekeringan, sebab sumur ini satu-satunya sumber air di Semenanjung Yukatan.

  1. Angkor Wat, Kamboja

Di Asia Tenggara merupakan Kamboja, ada Angkor Wat, sebuah gugusan candi terbesar yang disajikan khusus bagi Dewa Wisnu. Pada akhir abad ke-12, Angkor Wat beralih fungsi menjadi sebuah candi, daerah ibadah bagi Agama Buddha

Perpaduan dua arsitektur pokok, merupakan gunung dan candi berserambi menjadi kekuatan tarik Angkor Wat. Melainkan sayang, harga karcis masuknya cukup mahal, adalah berkisar Rp600 ribuan untuk satu hari penuh.

  1. Myra Necropolis dan St. Nicholas, Turki

Walaupun berlokasi di Provinsi Antalya, Turki, liburan Myra Necropolis yakni peninggalan kuno Yunani. Pada zaman dahulu, bangunan ini diterapkan sebagai daerah untuk menyembah para dewa-dewi termasuk Zeus, Athena, dan Tyche.

Di dekat Myra Necropolis terdapat sebuah gereja tua bernama St. Nicholas. Gereja ini dibangun pada abad ke-6 Masehi. Bangunan gereja terbuat dari batu-batuan marmer opsi, sehingga terkesan mewah jika dipandang pada siang hari.

  1. Lawang Sewu, Semarang

Apabila kemauan wisata terhalang oleh tarif, kau dapat mengunjungi destinasi peradaban kuno yang ada di Indonesia. Kecuali Borobudur yang telah diakui UNESCO sebagai warisan tradisi, ada Lawang Sewu (Seribu Pintu) yang berlokasi di Semarang. Gedung ini dulunya diterapkan sebagai kantor administrasi oleh Pemerintahan Belanda. Lambat laun, fungsinya berganti menjadi daerah liburan yang dibuka untuk masyarakat biasa.

Cukup membayar Rp10.000, kau dapat mengitari tiap-tiap sudut Lawang Sewu dari siang hingga malam. Di komponen belakang gedung, terdapat miniatur kereta api rusak yang dapat kau gunakan untuk berfoto.

Belajar Dapat Dijalankan di Mana Saja

Belajar bukan cuma identik di sekolah, tetapi belajar dapat dikerjakan di manapun dan kapan saja, termasuk mempelajari sejarah Indonesia ataupun dunia dengan berkunjung ke berjenis-jenis daerah liburan. Kecuali jalan-jalan, kau dapat menambah wawasan sebab pada dasarnya belajar sejarah sambil memperhatikan seketika format aslinya akan lebih berkesan.

Mumpung mendekati akhir tahun, banyak promo atau diskon karcis penerbangan murah ke berjenis-jenis negara ataupun paket-paket liburan, seperti promo menerapkan kartu kredit. Jangan lupa ajukan asuransi perjalanan untuk melindungi kau dari berjenis-jenis risiko perjalanan. Manfaatkan peluang yang ada, dan mari belajar sejarah untuk memperkaya pengetahuan.

Sebenarnya di Jogja juga banyak destinasi peninggalan zaman kuno. Jika anda ingin mengunjunginya mungkin lebih baik didampingi tour guide profesional. Anda bisa booking jasa wisata guide jogja profesional Griyawisatatour.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *