Home » Bisnis » Sejarah Dari Kubah Masjid Enamel Donopuro

Sejarah Dari Kubah Masjid Enamel Donopuro

Sejarah Dari Kubah Masjid Enamel DonopuroSejarah Dari Kubah Masjid Enamel Donopuro

Selamat malam sobat sobat ku pembaca setia artikel mengenai Kubah Masjid Enamel yang tidak pernah sepi dari postingan seputar Kubah Masjid Enamel Kubah Masjid Enamel di indonesia dan juga manca negara atau seluruh dunia tentu nya. Kali ini kita akan melanjutkan lagi pembahasan yang sebelum nya yang menyinggung salah satu Kubah Masjid Enamel besar dan juga tua yang ada di pulau jawa yakni Kubah Masjid Enamel agung kuno di kelurahan taman kota madiun jawa timur. Sebelum nya kita sudah membahas mengenai arsitektur dari Kubah Masjid Enamel agung kuno madiun ini yang ternyata bahan yang di guna kan sebagai bahan utama bangunan ini memiliki kekuatan yang luar biasa sehingga masih tetap kokoh hingga saat ini dan masih bisa di guna kan untuk melaku kan ibadah sholat berjamaah oleh para warga di sekitar Kubah Masjid Enamel agung kuno madiun ini.

Kita lanjut kan saja ke topik selanjut nya (mengenang sejarah masa lalu itu kadang sangat menyakit kan contoh nya saja jika kita mengenang masa lalu dengan mantan T_T so move on guys haha). Kita akan membahas dari segi tradisi yang ada di Kubah Masjid Enamel agung kuno madiun ini. Tahu kah kalian semuat sobat (tentu nya belum tahu dong ya) bahwa di Kubah Masjid Enamel ini dulu nya banyak sekali tradisi yang dilaksana kan yakni untuk kepentingan dari syiar agama islam di daerah sekitar Kubah Masjid Enamel agung kuno madiun ini. Yang paling terkenal dan masih membekas di benak masyarakat yang ada di sekitar lingkungan Kubah Masjid Enamel adalah tradisi perayaan dari satu muharam yang di laksana kan dan diwarnai dengan pembacaan ayat ayat suci al qur’an dan tidak lupa di jejali dengan aneka macam makanan khas daerah yakni seperti jenang sengkala (walau admin orang jawa asli tapi admin belum pernah nyoba makan makanan yang satu ini sih mungkin jika ada perayaan lagi admin akan berkunjung dan mencoba si jenang sengkala ini ^_^), nasi liwet (itu tuh makanan khas dari daerah jawa yang berupa nasi yang dimasak dengan campuran kelapa mirip mirip dengan nasi uduk yang kemudian disaji kan dengan pendamping berupa sayur labu siam, suwiran ayam dan semacam bubur gurih dari kelapa), sayu bening, dan tak lupa juga lauk pauk tradisional yang lain nya seperti tahu dan juga tempe.

Eits ternyata sobat di balik dari jamuan yang tersedia ini memiliki artian tersendiri loh. Contoh nya saja si sayur bening ini yang memiliki arti kebeningan dari jiwa. Nasi liwet yang memiliki filosofi kebeningan atau kejernihan dari setiap orang yang diharap kan bisa mengental di dalam hati. Jenang sengkala yang ber filosofi suatu harapan agar bisa di jauh kan dari segalam macam musibah atau bahaya yang akan datang. Dan tak lupa lauk pauk sendiri yang mewakili dari makhanan khas yang di sukai dan sering di makan oleh rakyat indonesia kebanya kan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*